PSK Dolly Dikabarkan Sudah Menyebar di Pasuruan

koki duit

Pasca penutupan pada 18 Juni kemarin, PSK Dolly dikabarkan sudah mulai menyebar di Pasuruan.

Seperti disampaikan Walikota Pasuruan, H. Hasani, saat menggelar jumpa pers dengan sejumlah awak media di sebuah rumah makan di Jl. Raya Karangketug, kota setempat, Jumat (20/6/2014).

Bacaan Lainnya

“Kami mendapat informasi kalau saat ini mulai bergentayangan PSK dari luar daerah ke wilayah Kota Pasuruan. Bahkan dari data yang diterima, untuk sementara ini baru ada tiga PSK yang diketahui mulai mangkal di warung remang-remang di wilayah kami,” ujar Hasani ke sejumlah wartawan.

Ia mengatakan, kalau dirinya sangat prihatin dengan masuknya PSK dari luar daerah ke wilayahnya. Sebab menurut Hasani, selama ini di wilayah Kota Pasuruan belum ditemukan adanya PSK yang asli dari daerah setempat.

“Kami juga mendapat kabar kalau pak Sekda mendapatkan pesan sms, yang isinya menawarkan jasa (seks) lengkap dengan tarifnya. Namun, tidak tahu siapa yang mengirimkannya,” ucapnya.

Oleh karena itu, Hasani menjelaskan, sebagai langkah awal untuk mengantisipasinya, saat ini dirinya sudah memerintahkan Satpol PP untuk melakukan razia secara rutin, terutama di warung remang-remang, agar masyarakat di wilayahnya itu tidak resah.

“Selain itu, rencananya setelah pertemuan ini saya akan melakukan pertemuan dengan tokoh agama, ulama, dan juga pihak terkait dalam rangka menindaklanjuti dampak dari penutupan Dolly,” ucapnya.

Menurut Hasani, meskipun kebijakan menutup lokalisasi Dolly yang merupakan salah satu lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara itu baik. Namun, kata Hasani, alangkah baiknya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memikirkan dampak yang akan ditimbulkan pasca penutupan, salah satunya yaitu mulai menyebarnya Eks PSK Dolly ke sejumlah daerah. [bbi/age sumber oci/kun/beritajatim]

banner 300x250

Pos terkait

banner 728x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *