Market Outlook, Senin (17/11). Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh sedang bersiap untuk mengunjungi Uni Emirat Arab pekan ini, menggarisbawahi kecemasan mendalam di antara negara anggota OPEC terkait anjloknya harga minyak. Pasca kunjungan ke Kuwait dan Qatar pekan lalu untuk mendiskusikan strategi untuk menopang harga minyak, Zanganeh akan bertemu pejabat di UEA besok, menurut Shana, layanan berita Menteri Keuangan di Teheran. Diskusi akan digelar menjelang pertemuan Organization of Petroleum Exporting Countries selanjutnya yang dijadwalkan tanggal 27 November nanti.
Negara produsen OPEC telah memperbanyak gerilya dengan melakukan kunjungan diplomatik mereka menjelang pertemuan di Vienna, yang kemungkinan bertujuan mencari kesepakatan mengenai bagaimana untuk bereaksi terhadap harga minyak yang berada di level rendah 4 tahun. Harga minyak jenis Brent telah anjlok 30% sejak akhir Juni, menekan pendapatan untuk negara produsen mulai dari Venezuela hingga Arab Saudi. “Mereka ingin menstabilkan harga,” ucap Tom James, direktur manajer pada konsultan Navitas Resources, dari Dubai. “Mereka harus berkoordinasi menjelang pertemuan.”
Gubernur OPEC dari Iran, Hossein Kazempour, perwakilan nasional Mehdi Asali dan kepala komite kontrak minyak Iran, Mehdi Hosseini akan menemani kunjungan Zanganeh menuju EUA, ucap Menteri Permintakan Iran. Presiden Irak Fouad Masoum dan Perdana Menteri Libia Abdullah al-Thinni terbang menuju Riyadh pekan lalu untuk diskusi terpisah dengan petinggi Arab Saudi. Rafael Ramirez, Menteri Luar Negeri Venezuela dan perwakilan pada OPEC, menggelar diskusi di Aljazair dan Qatar, sementara Al-Naimi dari Arab Saudi mengunjungi Amerika Latin. (bbi/age)
Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham untuk hari ini, Senin (17/11):
EUR/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus dibawah area 1.2400 untuk memicu momentum bearish lanjut mengincar area 1.2340. Di sisi atasnya, hanya penembusan konsisten diatas area 1.2550 baru dapat memicu skenario koreksi keatas menguji area 1.2600.
GBP/USD. Bias intraday cenderung bearish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.5580 untuk menambah tekanan bearish mengincar area support 1.5540. Di sisi atasnya, hanya penembusan konsisten diatas area 1.5715 baru dapat memicu skenario koreksi keatas kemungkinan menguji area 1.5770 seiring kondisi oversold pada harga.
USD/JPY. Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 116.90 untuk menambah momentum bullish menguji area 117.80. Di sisi bawahnya, hanya penembusan konsisten dibawah area 115.70 baru dapat memicu skenario koreksi kebawah mengincar area support 115.20.
USD/CHF. Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 0.9650 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut mengincar area 0.9715. Support terdekat tampak di area 0.9550, penembusan konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.9500.
AUD/USD. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan dibawah area 0.8690 untuk menambah momentum bearish mengincar area 0.8640. Resisten terdekat tampak di area 0.8780, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.8830.
XAU/USD. Naiknya indikator MACD dan Stochastic pada grafik harian dapat memberikan kesempatan naik untuk jangka pendek. Namun, emas masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian yang dapat sinyalkan masih adanya tekanan penurunan. Sentimen cukup mixed dan ini dapat mendorong pergerakan sideways. Strategi: sell-on-rally dengan stop-loss 1197 dan profit-taking 1180. Di lain pihak, penembusan konsisten di atas 1196 dapat membuka peluang pengujian area 1202.
Hang Seng Futures. Kemampuan Hang Seng bertahan di dalam bullish channel dan diperdagangkan di atas MA 50-100-200 harian dapat menyediakan tenaga kenaikan. Namun, Hang Seng perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin tinggi setiap harinya untuk mempertahankan momentum bullish; dimana kegagalan dapat mendorong aksi profit-taking. Strategi: buy-on-dip dengan stop-loss 24180 dan profit-taking 24400. Di lain pihak, penembusan konsisten di bawah 24195 dapat membuka peluang pengujian area 24080.
Nikkei Futures. Bias cukup bullish dengan Nikkei yang diperdagangkan di atas MA 50-100-200 harian dengan indikator MACD yang meningkat. Namun, tetap waspadai aksi profit-taking dengan indikator Stochastic harian yang berada di area overbought. Strategy: buy-on-dip dengan stop-loss 17290 dan profit-taking 17520. Di lain pihak, penembusan konsisten di bawah 17300 dapat membuka peluang pengujian area 17240.
Kospi Futures. Bias sideways dalam jangka pendek dengan potensi kisaran perdagangan terlihat di antara 250.00 – 246.70, diperlukan menembus salah satu sisi untuk dapatkan petunjuk lebih lanjut. Untuk bullish, perlu break di atas 250.00 untuk memicu bullish lanjutan menguji ulang ke 251.00. Untuk sisi sebaliknya, break di bawah 246.70 bias dapat berubah menjadi bearish menuju 245.50.
Dipersembahkan oleh
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
Market Outlook berisikan berita, analisa dan prediksi tentang arah dan range pergerakan harga produk forex, indeks dan komoditi hari ini. Anda bisa mengembangkan tulisan ini sebagai informasi dan referensi dalam pembuatan trading plan. Semoga bermanfaat.








