Di tangan Ashari Oktavian burger diubah menjadi tak biasa, selain berwarna hitam, lezat dengan rasa khas Indonesia, ia juga menawarkan paket kemitraan dengan biaya yang cukup murah.
Burger kini memang menjadi salah satu makanan yang paling digemari oleh masyarakat Indonesia, terutama kalangan anak muda. Makanan roti isi tumpukan daging dan sayuran ini dibilang cukup menggiurkan dan lebih stylis dibanding singkong rebus yang notabene disukai oleh kalangan orang tua. Karena makin populer, kini banyak orang mencoba mencari peruntungan di bisnis burger. Beragam outlet dengan model dan rasa yang berbeda terlihat sudah ramai di pasar-pasar, di pinggiran jalan, di dekat kampus, bahkan di mal-mal. Mereka berlomba-lomba memburu pelanggan.
Agar dilirik oleh pembeli, para pebisnis burger kini mulai melakukan berbagai inovasi dalam mengolah burger. Salah satunya adalah Ashari Oktavian yang mengubah burger biasa menjadi berwarna hitam. Ia menyebutnya Burger Item Van Java. Di tangannya, roti tumpuk isi daging ini menjadi tak biasa karena tampil dengan warna hitam. Rotinya berwarna hitam dan dagingnya pun juga hitam. Disamping itu rasa yang ia tawarkan sangat lokal, khas Indonesia.
Karena teksturnya yang unik dan rasa lokal, Burger Item Van Java makin digemari anak-anak muda di mana-mana. Buktinya sejak didirikan Februari 2011 lalu brand ini sudah memiliki 21 outlet di Indonesia. Outlet tersebut tesebar di wilayah Bandung, Cirebon, dan Jakarta. Karena membidik pasar anak muda, kebanyakan Burger Item Van Java hadir di kampus-kampus dan sekolah-sekolah. Seperti di Jakarta Burger Item Van Java ada di kampus A Universitas Indonesia (UI) dan kampus B UI, Lab School dan di pusat keramaian Pondok Labu.
Berdasarkan pengalaman Ashari selama menggeluti bisnis Burger Item Van Java ia mengaku hampir 70% mitranya memperoleh keuntungan dan bisa balik modal dalam kurun waktu 6-7 bulan. Sedangkan omset dalam satu hari untuk satu boot bisa menjual 30 hingga 60 potong burger dengan harga perpotong Rp 10.000 hingga Rp 16.000. Artinya dalam satu hari omset Burger Item Van Java bisa mencapai Rp 300.000 hingga 1 juta rupiah. Ashari mengakui penjualan burger tersebut tergantung lokasi pasar. Kampus menjadi tempat jualan yang paling menarik.
Bagi Anda yang tertarik menggeluti bisnis Burger Item Van Java Ashari menawarkan tiga paket kemitraan dengan pilihan harga yang cukup murah. Paket Premium Partner senilai Rp 10 juta untuk Anda yang sudah memiliki usaha burger namun belum punya brand, Gold Partner Rp 14 Juta untuk Anda yang suka mobile keliling, dan Unlimited Partner senilai Rp 17 Juta untuk Anda yang ingin membuka semacam mini resto. Di Unlimited Partner Anda bisa sambil menjual barang-barang lain seperti minuman dan makanan ringan. Mencoba peruntungan di bisnis fast food semacam ini dijamin Anda tidak akan merugi!
Almuttaqin
|
Name |
Burger Item Van Java |
|
Business Category |
Food & Beverages |
|
Corporate Name |
CV Adil Makmur Sejahtera |
|
Establish Since |
Februari 2011 |
|
Business Description |
Burger |
|
Total Outlet |
21 |
|
Minimum Investment |
Rp. 10.000.000,- |
|
Maximum Investment |
Rp. 17.000.000,- |
|
Fee |
5%-10% dari investasi (negotiable) |
|
Royalty Fee |
Riil Contract: 5% dari nilai investasi |
|
BEP |
6-7 bulan |
|
Prefer Location |
Kampus |
|
Website |
|
UNTUK Mengetahui informasi detail mengenai franchise dan melakukan pertemuan untuk membahas bisnis franchise. Anda dapat menghubungi kami melalui line telepon Bincang Bisnis Indonesia.








