Market Outlook, Rabu (19/11). Bursa saham Jepang memangkas gain pada awal sesi hari Rabu seiring investor melakukan profit taking setelah Perdana Menteri Shinzo Abe menunda kenaikan pajak dan mengatakan akan menggelar pemilu lebih awal untuk mencari mandat baru untuk kebijakan ekonominya. Bursa saham Asia tergelincir ke level rendah 3 pekan seiring saham sektor sumber daya alam tertekan oleh penurunan harga minyak dan komoditas dan seiring hilangnya momentum pada bursa saham China setelah investor melakukan profit-taking pasca peluncurkan link perdagangan Hong Kong-Shanghai pada hari Senin lalu. Nikkei Jepang memangkas gain pada awal sesi untuk diperdagangkan flat pada sesi pertengahan hari, hanya sedikit bereaksi terhadap keputusan Bank of Japan untuk mempertahankan kebijakannya sesuai perkiraan.
“Mempertimbangkan situasi perekonomian saat ini, menunda kenaikan pajak mungkin akan positif bagi bursa saham,” menurut Ryota Sakagami, kepala strategis pada SMBC Nikko Securities. Penundaan kenaikan pajak penjualan selama 19 bulan oleh Abe diharapkan akan membantu negara perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut, yang mana di luar perkiraan jatuh ke dalam resesi pada kuartal ketiga akibat kenaikan pajak penjualan sebelumnya menekan tingkat konsumsi. “Namun blok partai yang berkuasa kemungkinan akan mengurangi aset mereka. Kemenangan mereka mungkni tidak akan menciptakan harapan untuk perubahan besar. Sehingga kami tidak mengantisipasi adanya booming pada saham Jepang setelah meliaht pemilu di tahun 2005 dan 2012,” tambah Sakagami. (bbi/age)
Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham untuk hari ini, Rabu (19/11):
EUR/USD. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi perdagangan terlihat di antara area 1.2450 – 1.2550. Break konsisten di atas area tersebut akan memicu skenario koreksi bullish lanjutan menguji ulang ke area resisten di 1.2620. Pada sisi bawah, hanya break kembali di bawah area 1.2450 yang akan memicu tekanan bearish lanjutan menguji ulang ke wilayah 1.2405.
GBP/USD. Bias intraday cenderung bearish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.5580 untuk menambah tekanan bearish mengincar area support 1.5540. Di sisi atasnya, hanya penembusan konsisten diatas area 1.5675 baru dapat memicu skenario koreksi keatas kemungkinan menguji area 1.5770 seiring kondisi oversold pada harga.
USD/JPY. Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 116.90 untuk menambah momentum bullish menguji area 117.80. Di sisi bawahnya, hanya penembusan konsisten dibawah area 115.70 baru dapat memicu skenario koreksi kebawah mengincar area support 115.20.
USD/CHF. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi kisaran perdagangan terlihat di antara area 0.9560 – 0.9650. Break konsisten di bawah area 0.9560 akan memicu momentum bearish lanjutan menuju wilayah 0.9530 atau bahkan lebih rendah lagi. Pada sisi atas, hanya break kembali di atas area 0.9650 yang akan memicu skenario bullish utama menguji ulang ke area resisten di 0.9730.
AUD/USD. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan dibawah area 0.8680 untuk menambah momentum bearish mengincar area 0.8645. Resisten terdekat tampak di area 0.8760, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.8805.
XAU/USD. Bias sideways dalam jangka pendek dengan potensi perdagangan terlihat di antara area 1180 – 1200, diperlukan menembus salah satu area tersebut untuk dapatkan petunjuk lebih lanjut. Untuk sisi atas, level resisten terdekat berada di area 1200, break di atas area tersebut seharusnya memperkuat tren bullish menguji ke area 1210. Untuk sisi bawahnya, break di bawah area 1180 dapat merubah bias menjadi bearish menargetkan ke area 1160 untuk level support berikutnya.
Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, dibutuhkan penembusan di bawah area 23340 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 23150. Indikator stochastic yang berada pada wilayah jenuh jual di grafik 4 jam dapat memberikan peluang naik jika harga gagal menembus di di bawah area 23340. Resisten terdekat berada pada kisaran area 23560, penembusan konisisten di atas area tersebut akan membawa harga naik menguji area 23740.
Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi bergerak naik menguji area 17450. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu tekanan bullish untuk menguji kembali area 17560. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat berada pada 17250, penembusan dan gerakan konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga naik menuju area 17080.
Kospi Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 252.50. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut untuk menguji area 254.20. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat berada pada kisaran 250.20. Penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa bias kembali ke netral, berpotensi menguji area 248.65.
Dipersembahkan oleh
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
Market Outlook berisikan berita, analisa dan prediksi tentang arah dan range pergerakan harga produk forex, indeks dan komoditi hari ini. Anda bisa mengembangkan tulisan ini sebagai informasi dan referensi dalam pembuatan trading plan. Semoga bermanfaat.








