Hotel Khusus Perempuan, Tren Baru!

koki duit

BBInews/CANADA – Jika ada gerbong khusus perempuan dalam konteks trasportasi publik, maka hal serupa juga bisa terjadi di sektor perhotelan.

Bacaan Lainnya

Perlakuan
istimewa terhadap perempuan, sudah diadopsi oleh pengelola hotel-hotel
di beberapa kota utama dunia, seperti Washington D.C., Vancouver,
London, hingga Singapura. Langkah ini diambil menyusul bertambahnya
jumlah perempuan yang bepergian sendiri lintas daerah, maupun lintas
negara.

Setiap hotel yang kini sudah memiliki kebijakan ruangan
khusus tentu punya aturan berbeda. Namun, ada beberapa karakteristik
yang sama dan menjadi benang merah yang berlaku di semua hotel
tersebut.

Seperti dikutip dari Daily Mail, hotel yang
menyediakan fasilitas ini menyertakan pengamanan dan privasi ekstra di
lantai khusus perempuan. Selain itu, setiap kamar pun dilengkapi dengan
alat catok rambut, pembalut, dan karpet yoga tanpa biaya tambahan.
Hal-hal sederhana ini akan banyak membantu, terutama bagi perempuan yang
berada dalam perjalanan bisnis tanpa persiapan matang.

Terbukti, konsep ini sukses. Georgean Court Hotel di Vancouver bahkan
tidak hanya mengubah satu lantai bagi para perempuan yang berwisata
sendirian, namun juga menambahkan 30 kamar.

Mereka meresmikan
“Lantai Anggrek” atau “Orchid Floor” yang memiliki 48 ruangan. Awalnya,
Lantai Anggrek hanya memiliki 18 ruangan. Di lantai tersebut, tiap
ruangan diberi fasilitas tambahan berupa gantungan baju empuk, khusus
untuk pakaian berbahan satin.

Sales Manager Georgian Susan Leung
mengatakan, “Anda tidak perlu membawa setrikaan, pengeriting rambut,
karpet yoga, dan lain-lainnya, atau harus tanpa sengaja bertemu tamu
hotel pria di lorong hotel ketika mengambil koran sembarin mengenakan
piyama, merupakan sesuatu yang tidak bisa dihargai dengan uang.”

Di
Singapura, Hotel Naumi memberikan keamanan lebih dengan menyediakan
kunci khusus sebagai akses menuju lantai perempuan. Di lantai ini
terdapat sembilan ruang. Sementara itu, Bloomington Crowne Plaza di
Minneapolis juga menambahkan keamanan bagi para perempuan.

Inisiatif
pengelola hotel ini mendapat dukungan kaum akademisi. Professor di
Cornell University bidang komunikasi terorganisi Judi Brownell
mengatakan pada USA Today, bahwa kaum perempuan lebih terpengaruh oleh
lingkungan sekeliling mereka. Oleh karenanya, akomodasi hotel berperan
penting.

Brownell juga menambahkan, ada tiga hal penting bagi
para pebisnis perempuan yang melakukan perjalanan wisata sendirian. Para
perempuan ini memutuskan tempat menginap berdasarkan keamanan,
pemberdayaan, dan bagaimana mereka akan dimanjakan oleh fasilitas.

Tak semua pihak mendukung hotel khusus perempuan ini. Bahkan, ada yang
menilai langkah ini adalah sebuah kemunduran. Komandan Angkatan Laut
Elizabeth Toedt, berpendapat bahwa memberikan lantai khusus bagi
perempuan adalah satu langkah mundur. Menurut dia, keputusan ini sangat
menyinggung. Perempuan sudah berjuang bertahun-tahun agar dapat
perlakuan seimbang dengan laki-laki.

Namun demikian, pendapat
Toedt dibantah VP Brand Management Crowne Plaza,Gina LaBarre, hotel
khusus perempuan bukan sebuah tindakan diskriminatif terhadap laki-laki.
Ini mengenai peningkatan pelayanan bagi perempuan. (lud/bbin)

Sumber: www.dailymail.co.uk

banner 300x250

Pos terkait

banner 728x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *