Market Outlook, Selasa (11/11). Di tengah-tengah serangkaian acara APEC, KTTG20, dan rapat Bank Sentral beberapa negara pekan ini, Indeks Dollar AS ternyata masih menjadi pilihan utama. Selepas pulih pasca pelemahan karena data tenaga kerjanya yang kurang memenuhi harapan pasar, indeks Dollar AS rebound 0,28% kemarin. Pelemahan Dollar AS pasca Non-farm Payrolls menjadi kesempatan bagi para pembeli Dollar AS untuk masuk pasar membangun posisi belinya.
Secara umum, data ekonomi AS masih dipandang lebih bagus dibandingkan data ekonomi negara maju lainnya. Kebijakan stimulus Bank Sentral Jepang (BoJ) dan komitmen pelonggaran moneter Bank Sentral Eropa (ECB) memberikan sentimen positif bagi penguatan nilai tukar Dollar AS. Bank Sentral AS (Fed) sendiri masih dalam jalur ke pengetatan moneter setelah menghentikan program stimulus pada rapat moneter akhir Oktober kemarin.
Hari ini (11/11), sebanyak 21 pemimpin dunia dari negara-negara yang tergabung dalam kelompok APEC bertemu di Beijing untuk membahas agenda utama seperti integrasi ekonomi dan reformasi prospek pertumbuhan. Selain itu, KTT Pemimpin G20 juga akan digelar di Brisbane, Australia pada 15-16 November nanti.
Sementara bank sentral dari negara Korea Selatan dan Indonesia masing-masing akan menggelar rapatnya pada hari Kamis, dan kedua bank sentral tersebut diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga pada kisarannya saat ini. (bbi/age)
Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham untuk hari ini, Selasa (11/11):
EUR/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus dibawah area 1.2400 untuk memicu momentum bearish lanjut mengincar area 1.2340. Di sisi atasnya, hanya penembusan konsisten diatas area 1.2490 baru dapat memicu skenario koreksi keatas menguji area 1.2530.
GBP/USD. Bias intraday cenderung bearish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.5850 untuk menambah tekanan bearish mengincar area support 1.5790. Di sisi atasnya, hanya penembusan konsisten diatas area 1.5925 baru dapat memicu skenario koreksi keatas kemungkinan menguji area 1.5975 seiring kondisi oversold pada harga.
USD/JPY. Bias intraday masih bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 115.50 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut mengincar area resisten 116.45. Di sisi bawahnya, hanya penembusan dibawah area 113.70 baru dapat memicu skenario koreksi bearish menguji area 113.00 sebelum dapat diekspetasikan pemulihan ke atas.
USD/CHF. Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 0.9700 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut mengincar area 0.9750. Support terdekat tampak dia rea 0.9640, penembusan konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.9590.
AUD/USD. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan dibawah area 0.8580 untuk menambah momentum bearish mengincar area 0.8540. Resisten terdekat tampak di area 0.8700, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.8765.
XAU/USD. Bias bearish dalam jangka pendek seiring harga di tutup di bawah MA 50-100-200 di grafik 1 jam. Level support terdekat berada di kisaran area 1142, break di bawah area tersebut dapat memicu bearish lanjutan menuju area kunci support di wilayah 1130. Pada sisi atas, area 1155 adalah level resisten terdekat, break di atas area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek mungkin menguji ke wilayah 1170.
Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break konsisten di bawah area 23675, yang akan mendorong tekanan bearish lebih lanjut menguji area 23600 sebelum mengincar area 23450. Sebaliknya, resistensi terdekat berada di area 23850. Break kembali di atas area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan potensi menguji ke area 23950.
Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek namun kita hari berhati-hati dengan overbought di indikator Stochastic 1 jam. Resisten terdekat terlihat di kisaran area 16940, break di atas area tersebut seharusnya akan menguji area resisen kunci di 17000 sebelum membidik ke area 17110. Untuk sisi bawahnya, support terdekat berada di kisaran 16800, break di bawah area tersebut berpotensi merubah bias menjadi bearish menguji ke wilayah 16650.
Kospi Futures. Tidak ada perubahan pada outlook teknikal kami, bias masih netral dalam jangka pendek, dibutuhkan break ke bawah area 246.00 untuk melanjutkan koreksi bearish menuju area 245.00. Sementara, pergerakan konstan di atas area 253.20 dan break ke atas area 254.80 akan melanjutkan outlook bullish menuju area 256.70 dalam jangka pendek.
Dipersembahkan oleh
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
Market Outlook berisikan berita, analisa dan prediksi tentang arah dan range pergerakan harga produk forex, indeks dan komoditi hari ini. Anda bisa mengembangkan tulisan ini sebagai informasi dan referensi dalam pembuatan trading plan. Semoga bermanfaat.








