Gold Today, Selasa (11/11). Saat emas terjerembab di 1130.10 kemudian emas merangkak naik hingga mencapai 1177.19 kemarin, banyak pihak mengatakan emas mulai rebound. Akan tetapi artikel kemarin yang berjudul: Mewaspadai Kenaikan Harga Emas Hari Ini, Senin (10/11), mengingatkan agar waspada akan adanya tanda-tanda berkurangnya permintaan emas di China. Ini bisa melemahkan harga emas.
Data yang dirilis China Association Gold (CAG) yang menunjukkan konsumsi emas China periode Januari-September turun 21,4 persen! Tentu ini bisa menekan harga emas lagi.
Dan benar, emas pun kembali melemah. Harga emas di New York turun untuk kedelapan kalinya dalam sembilan sesi, pada tanda-tanda meredupnya permintaan investor terhadap logam mulia.
Para manajer keuangan mengurangi taruhan bullish mereka pada logam mulia ke level terendah pada tahun ini, ditunjukan dalam data pemerintah AS setelah pasar ditutup pada tanggal 7 November. Kepemilikan aset di bursa terbesar yang memperdagangkan emas merosot sebesar 1.4% pada pekan lalu, itu adalah penurunan terbesar di tahun 2014.
Harga mencapai level terendah empat tahun pada pekan lalu karena penguatan dollar dan perkiraan bahwa Federal Reserve akan naikan suku bunga seiring membaiknya ekonomi, itu telah mengurangi permintaan untuk aset safe haven.
Emas berjangka naik sebesar 2.4% pada tanggal 7 November, itu adalah yang tertinggi sejak 19 Juni, setelah sebuah laporan menunjukkan para pengusaha di AS menambahkan lebih sedikit pekerja daripada perkiraan di bulan Oktober. Tingkat pengangguran masih turun ke level terendah sejak 2008.
“Harga emas yang melonjak pada hari Jumat adalah sebuah kesempatan untuk melakukan aksi jual,” ujar Tai Won, seorang direktur di BMO Capital Markets Corp. di New York seperti ditulis Bloomberg. “Pandangan pasar masih tertuju pada the Fed yang kemungkinan akan naikan suku bunga pada pertengahan tahun depan, itu berikan sentimen bearish terhadap emas.”
Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun sebesar 0.9% untuk settle di $1,159.80 di Comex New York. Harga telah turun sebesar 3.5% pada tahun ini setelah menyentuh level $1,130.40 pada tanggal 7 November, itu adalah level terendah sejak April 2010.
UBS AG mengurangi target dalam sebulan untuk menjadi $1,180 dari sebelumnya di $1,250, sekaligus mempertahankan perkiraan dalam tiga bulan di $1,200, kata bank pada hari Senin dalam pernyataannya di email. (bbi/age)
Berikut ini Trading Plan Gold Selasa, 11 November 2014:
- Buy Stop = R1 = area 1169.89
- Sell Stop = S1 = area 1247.06
- TP 2-3 pips SL -3 pips
- No SL = Trailling Stop 200
- 03.00 / GMT +7 / Order Delete
Mr. I Care
The Best Investment Care
08213 9009 710
PIN 29FCF486
icare@bincangbisnis.com
Disclaimer: Transaksi komoditi, forex, indeks, option disamping memiliki peluang keuntungan yang besar juga mengandung resiko kerugian yang besar. Pelajari sistem, metodologi dan segala mekanisme transaksinya secara mendalam. Rencanakan segala transaksi Anda, hitung kebutuhan modal, target keuntungan dan manajemen resikonya.
Gold Today. Berisikan berita, analisa, prediksi dan ilustrasi trading plan gold untuk hari ini. Trading plan disusun berdasarkan teori dasar daily support resisstance dengan target keuntungan (take profit), batasan resiko kerugian (stop loss) dan trailling stop untuk mengunci keuntungan.








