Market Outlook, Kamis (20/11). Diantara mayor curencies (mata uang utama dunia) yang ada, mata uang Dolar Australia dikenal sebagai mata uang komoditi. Dia selalu berjalan seiring dengan naik turunnya komoditi seperti emas dan besi. Nah, jatuhnya harga biji besi hingga ke level terendah 5 tahun terakhir telah membebani dan menyeret mata uang negeri kanguru ini lebih rendah lagi.
Harga bijih besi diproyeksikan turun menjadi $ 72 per ton dalam tiga bulan pertama 2015, geser ke $ 65 pada kuartal kedua dan mendekati $ 60 di kuartal-kuartal berikutnya, analis Citigroup menulis dalam perkiraan pada awal November lalu.
“Kami memprediksi pertumbuhan pasokan baru, akan mendorong pasar lebih rendah pada tahun 2015, ditambah lagi adanya penurunan permintaan lebih lanjut,” Ivan Szpakowski dari Citibank menulis dalam laporan tersebut, menambahkan bahwa pasar bearish akan tetap untuk waktu yang lama.
Sebaliknya, beberapa analis mengatakan, kelebihan pasokan tidak akan berlangsung selamanya dan harga bijih besi dapat kembali stabil di kisaran $ 90 sampai $ 100 per ton dalam jangka panjang.
Seperti diketahui, harga biji besi telah jatuh 44% tahun ini karena meningkatnya produksi berbiaya rendah.
Oktober lalu, dua pemasok terbesar bijih besi – Australia dan Brazil – mengatakan akan meningkatkan produksi dan perkiraan meningkatkan pangsa bersama hingga 79% pada 2015, dari 73% tahun lalu. (bbi/age)
Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham untuk hari ini, Kamis (20/11):
EUR/USD. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi perdagangan terlihat di antara area 1.2470 – 1.2580. Break konsisten di atas area tersebut akan memicu skenario koreksi bullish lanjutan menguji ulang ke area resisten di 1.2620. Pada sisi bawah, hanya break kembali di bawah area 1.2470 yang akan memicu tekanan bearish lanjutan menguji ulang ke wilayah 1.2425.
GBP/USD. Bias intraday cenderung bearish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.5615 untuk menambah tekanan bearish mengincar area support 1.5580. Di sisi atasnya, hanya penembusan konsisten diatas area 1.5730 baru dapat memicu skenario koreksi keatas kemungkinan menguji area 1.5770 di jangka pendek.
USD/JPY. Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 117.90 untuk menambah momentum bullish menguji area 118.55. Di sisi bawahnya, hanya penembusan konsisten dibawah area 117.30 baru dapat memicu skenario koreksi kebawah mengincar area support 116.60.
USD/CHF. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi kisaran perdagangan terlihat di antara area 0.9560 – 0.9650. Break konsisten di bawah area 0.9560 akan memicu momentum bearish lanjutan menuju wilayah 0.9530 atau bahkan lebih rendah lagi. Pada sisi atas, hanya break kembali di atas area 0.9650 yang akan memicu skenario bullish utama menguji ulang ke area resisten di 0.9730.
AUD/USD. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan dibawah area 0.8600 untuk menambah momentum bearish mengincar area 0.8570. Resisten terdekat tampak di area 0.8670, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.8730.
XAU/USD. Bias sideways dalam jangka pendek dengan potensi perdagangan terlihat di antara area 1175 – 1200, diperlukan menembus salah satu area tersebut untuk dapatkan petunjuk lebih lanjut. Untuk sisi atas, level resisten terdekat berada di area 1200, break di atas area tersebut seharusnya memperkuat tren bullish menguji ke area 1210. Untuk sisi bawahnya, break di bawah area 1175 dapat merubah bias menjadi bearish menargetkan ke area 1160 untuk level support berikutnya.
Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, dibutuhkan penembusan di bawah area 23150 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 23000. Indikator stochastic yang berada pada wilayah jenuh jual di grafik 4 jam dapat memberikan peluang naik jika harga gagal menembus di di bawah area 23150. Resisten terdekat berada pada kisaran area 23400, penembusan konisisten di atas area tersebut akan membawa harga naik menguji area 23570.
Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi bergerak naik menguji area 17450. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu tekanan bullish untuk menguji kembali area 17560. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat berada pada 17250, penembusan dan gerakan konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga naik menuju area 17080.
Kospi Futures. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat berada di 251.50. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish untuk menguji area 253.00. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat berada pada kisaran 249.20. Penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa bias kembali ke netral, berpotensi menguji area 247.80.
Dipersembahkan oleh
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
Market Outlook berisikan berita, analisa dan prediksi tentang arah dan range pergerakan harga produk forex, indeks dan komoditi hari ini. Anda bisa mengembangkan tulisan ini sebagai informasi dan referensi dalam pembuatan trading plan. Semoga bermanfaat.








