Tajamnya Alat Potong Kurban Bikin Kantong Tebal

koki duit

Menjelang Idul Adha, perajin golok kapak pemotong tulang dan pisau daging di Dusun Kelopo 10, Bendungan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta, kebanjiran order. Omzet perajin ini bahkan meningkat hingga 100 persen.

Begilah kesibukan para perajin golok, kapak, dan pisau daging kurban di sentra kerajinan Dusun Kelopo 10 yang pesanannya terus meningkat, seiring semakin dekatnya perayaan hari raya Idul Adha 1437 Hijriah pada Senin. Sejak dua pekan terakhir, perajin golok, kapak, dan pisau daging di tempat ini bahkan harus kerja lembur untuk dapat menyelesaikan pesanan warga yang datang dari berbagai daerah. Kebanyakan para perajin ini mendapat banyak pesanan pisau daging, kapak pemotong tulang, dan golok pemotong sapi, yang akan digunakan untuk menguliti hewan kurban.

Bacaan Lainnya

Bahkan, permintaan pisau daging berbagai ukuran ini melonjak hingga 100 persen dibanding hari biasanya. Jika hari biasa para perajin ini hanya membuat sekira 30 buah pisau dan lainnya, namun sejak dua pekan terakhir meningkat hingga 60 pisau per hari. Untuk menyelesaikan seluruh pesanan ini, mereka bahkan menambah karyawan hingga tiga orang agar pesanan selesai sebelum perayaan kurban. Sugeng, pembuat pisau mengaku, permintaan pembuatan pisau pada musim kurban saat ini meningkat. “Sama pesanan pedagang saat ini ya lumayanlah. Biasanya pesanan pisau, golok pemotong sapi, kambing dan kapak pemecah tulang,” ujarnya.

Selain memesan, ada juga yang datang hanya untuk memperbaiki alat pemotong hewan kurban. “Kalau perbaikan setiap hari ada sekira 10-15,” ujar Sugeng. Pisau dan golok hasil produksi Pande Besi Kelopo 10 ini dikenal luas karena dibuat dari besi baja pilihan dan sebagian besar produksinya berbahan besi bekas rel kereta api sehingga memiliki kualitas yang bagus dan tidak gampang patah serta awet tajamnya. Selain itu, para perajin juga memberikan garansi jika pisau buatan mereka rusak. Pisau perajin ini dibanderol antara Rp35 ribu hingga Rp50 ribu per buah, sementara golok dibanderol Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per buahnya.

Sarjono, penjual pisau di Pasar Bendungan mengatakan, pada musim kurban ini ada kenaikan sedikit. Biasanya, senjata berupa pisau, golok, kapak, dibeli dari Kulonprogo, Yogyakarta, Purworejo, dan Tangerang. “Kenaikan memang sedikit berkurang dibanding tahun kemarin, akibat Pasar Bendungan, Kecamatan Wates ini kebakaran beberapa bulan lalu, sehingga banyak pelanggan yang bingung mencari lokasi penjualan alat-alat menyembelih hewan kurban,” ujar Sarjono. (bbi/age sumber okezone)

banner 300x250

Pos terkait

banner 728x60