Tips P3K: Sesak napas merupakan kondisi
ketidaknyamanan dan kesulitan bernapas yang dialami seseorang. Kondisi ini bisa
disebabkan oleh gangguan sisitem pernapasan (paru-paru, hidung, tenggorokan)
atau gangguan dari luar paru-paru seperti jantung.
Sesak napas dapat ditandai dengan:
- Frekuensi bernapas mengalami peningkatan. Pada
orang dewasa frekuensinya lebih dari 20 kali tiap menit. Pada anak-anak
lebih dari 30 kali per menit. Pada bayi lebih dari 40 kali tiap menitnya. - Daerah sekitar bibir dan ujung-ujung jari
berwarna kebiruan. - Saat kegiatan bernapas berlangsung ada suara
seperti mengi, ngorok, atau serak.
Kegawat daruratan sesak napas dapat
disebabkan faktor:
- Adanya infeksi paru (pneumonia): sesak napas,
panas, batuk. - Asma: mengi dan batuk.
- Alergi yang mengakibatkan sumbatan pada jalan
napas - Sakit jantung ang disertai dengan nyeri dada.
- Terjadinya kecelakaan yang mengenai dada:
perdarahan, patah tulang dada skibat benturan keras dll.
Langkah Pertolongan
Jika penderita sadar:
- Pastikan penderita dalam posisi aman.
- Segera panggil ambulance atau bantuan orang lain.
- Tanyakan penyakit yang diderita serta obat-obtan
yang biasa dikonsumsi ketika sesak napas. - Segera berikan obat yang biasa dikonsumsi bila penderita
memiliki penyakit khusus seperti sakit jantung. Temani pasien hingga
mendapat pertolongan medis.
Jika penderita tidak sadar:
- Cek respon penderita dengan menekan kuku korban
untuk merangsang nyeri. - Segera panggil ambulance atau bantuan orang lain.
- Pastikan penderita bernapas normal atau tidak.
- Periksa denyut nadi penderita.
[bbi/dhe sumber: DokterSehat.com]








