Market Outlook, Senin (5/1). “Alasan untuk menjual euro cukup jelas selama akhir pekan lalu, yaitu dengan Draghi yang semakin dekat dengan QE (Quantitative Easyng) dan kecemasan tentang situasi politik di Yunani,” kata Sean Callow, seorang analis mata uang di Westpac Banking Corp di Sydney.
Spekulasi dari para pembuat kebijakan Eropa yang harus memperluas kebijakan pelonggaran moneternya melalui pembelian obligasi pemerintah dalam skala yang lebih besar semakin menguat dalam beberapa hari terakhir setelah Presiden ECB Mario Draghi dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa dia tidak dapat mengesampingkan resiko deflasi di kawasan Euro. Dengan pihak yang anti penghematan memimpin hasil survei sebelum pemilu awal Yunani tanggal 25 Januari nanti, majalah Der Spiegel melaporkan bahwa pandangan Jerman terhadap potensi keluarnya negara di Eropa selatan tersebut terlihat semakin terbuka. Jerman mungkin membukukan tingkat inflasi yang lebih lambat pada hari ini.
Akibatnya, euro memperpanjang penurunannya ke hampir level terendah dalam sembilan bulan terhadap. Mata uang blok 18 negara turun sebesar 0.4% menjadi $1.1960 pada pukul 08.40 wib, setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak Marer 2006. Greenback menguat terhadap 11 dari 16 mata uang utama, sementara itu yen menguat.
Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham untuk hari ini, Senin (5/1):
EUR/USD. Bias masih bearish dalam jangka pendek menuju support psikologis pada area 1.2000, braek ke bawah area ini dapat memicu tekanan bearish lanjutan menuju area 1.1875 dalam jangka menengah. Sementara itu, untuk pergerakan naik, resisten terdekat ada pada area 1.2070, break ke atas area ini dapat membawa harga untuk bertahan dalam range area 1.2110 – 1.2170.
GBP/USD. Bias masih bearish menuju level Fibonacci grafik bulanan di sekitar area 1.5310, break ke bawah areai ni dapat membuka jalan untuk menuju area 1.5150. Resisten terdekat ada pada area 1.5410, braek ke atas area ini dapat memicu koreksi bullish kembali ke atas area 1.5485 sebelum menguji area 1.5615.
USD/JPY. Bias netral dalam jangka pendek untuk bertahan di sekitar area 119.45 – 120.80, break ke salah satu sisi akan memberika kita arah yang lebih jelas. Break ke atas area 120.80 akan menuju 121.85 sebagai target bullish selanjutnya, sementara break ke bawah area 11945 akan memicu fase koreksi bearish menuju area 118.70 atau bahkan 118.00.
USD/CHF. Franc mencapai level paritas terhadap dollar AS, pergerakan konstan di atas level paritas akan menguji resisten terdekat di sekitar area 1.0065. Break ke atas area ini dapat membawa harga menbuju area 1.0130 atau bahkan 1.0300 dalam jangka yang lebih panjang. Untuk pergerakan turun, support terdekat ada pada area 0.9960, break ke bawah area ini dapat memicu koreksi bearish kembali ke area 0.9930 sebelum menguji area 0.9880.
AUD/USD. Bias masih bearish, terutama jika harga dapat menembus level rendah belakangan ini di sekitar area 0.8085, menuju 0.8000 sebelum menguji area 0.7925. Resisten terdekat ada pada area 0.8150, hanya braek ke atas area ini yang dapat memicu koreksi bullish kembali ke area 0.8215.
XAU/USD. Bias netral dalam jangka pendek, support terdekat berada pada kisaran 1178, sementara resisten terdekat berada pada kisaran area 1192. Penembusan di bawah area 1178 akan membawa harga turun untuk menguji area 1165. Sementara sebaliknya, penembusan dan gerakan konsisten di atas area 1192 akan memicu momentum bullish menuju area 1204.
Hang Seng Futures. Bias netral dalam jangka pendek dengan rentang perdagangan potensial antara area 23480 – 23850. Penembusan di bawah area 23480 seharusnya membawa harga turun untuk menguji area 23340. Disisi lain, penembusan konsisten di atas area 23850 akan membawa harga naik menguji kembali area 24000.
Nikkei Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, berpotensi menguji area 17180. Penembusan di bawah area tersebut akan membawa harga turun menuju area 17000. Pada pergerakan ke atas, penembusan di atas area 17530 akan membawa bias kembali ke netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 17650.
Kospi Futures. Harga berada dalam fase koreksi bullish namun bias masih bearish selama harga bertahan di bawah area 246.45, dengan break ke bawah support pada area 243.35 akan menuju support kunci pada area 240.55. Sementara itu untuk pergerakan naik, break ke ats area 246.45 akan memicu koreksi bullish lanjutan menuju kembali ke area 250.00.
Dipersembahkan oleh
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
Market Outlook berisikan berita, analisa dan prediksi tentang arah dan range pergerakan harga produk forex, indeks dan komoditi hari ini. Anda bisa mengembangkan tulisan ini sebagai informasi dan referensi dalam pembuatan trading plan. Semoga bermanfaat.








