Indeks Jepang Sideways Paska Libur Labour Thanksgiving

koki duit

Market Outlook, Selasa (25/11).  Setelah liburan Labour Thanksgiving Senin (24/11) kemarin, hari ini indeks Nikkei dibuka gap down terbatas setelah itu harga bergerak sideways.  Sebelumnya, di dua sesi terakhir, indeks yang beranggotakan 225 emitten saham ini sempat mengalami penguatan karena terangkat oleh keputusan bank sentral China yang melakukan cut rate.

Bursa Asia melemah pagi ini dari penguatan yang didukung kebijakan cut rate China akhir pekan lalu, sementara harga minyak tertekan menjelang pertemuan OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries) yang dijadwalkan tanggal 27 November nanti di Vienna.

Bacaan Lainnya

Harga minyak berlanjut melemah mejelang pertemuan OPEC yang sangat dinantikan pasar minggu ini. Negara Rusia yang memerlukan harga minyak mentah yang tinggi untuk mendukung perekonomian-nya, mencoba membujuk OPEC untuk memotong produksinya, menyarankan pemerintah Rusia akan menurunkan tingkat produksi minyak mentah-nya.

Data US Flash Services PMI (Purchasing Managers' Index) mencatat 56.3 pada bulan November, sedikit dibawah ekspektasi dan level terendah sejak April seiring pertumbuhan bisnis baru melambat.

Komentar dari kepala Bundes Bank mensupport mata uang Euro, menyatakan ECB akan terganjal masalah legal bila melakukan stimulus dengan quantitative easing untuk mendukung perekonomian zona eropa.

Jens Weidmann, seorang anggota konsil ECB, mempertanyakan kemampuan ECB untuk melakukan langkah-langkah yang dikatakan oleh kepala ECB Mario Draghi mungkin dilakukan, menunjukan ketidak setujuan didalam ECB yang akan memperngaruhi hasil pertemuan selanjutnya pada 4 Desember.

Senin kemarin, laporan bisnis sentimen Jerman menguat pada bulan November setelah turun 6 kali berturut-turut. (bbi/age)

Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham untuk hari ini, Selasa (25/11):

EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek namun diperlukan break ke bawah area 1.2380 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area 1.2340 atau lebih rendah lagi. Resisten terdekat ada di sekitar area 1.2480, break konsisten ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral setelah arah menjadi tidak jelas dalam jangka pendek kemungkinan menguji area 1.2530 sebelum berbalik turun.

GBP/USD. Bias intraday cenderung bearish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.5615 untuk menambah tekanan bearish mengincar area support 1.5550 atau bahkan lebih rendah. Di sisi atasnya, hanya penembusan konsisten diatas area 1.5725 baru dapat memicu skenario koreksi keatas kemungkinan menguji area 1.5780 di jangka pendek.

USD/JPY. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi range perdagangan di sekitar area 116.60 – 118.50. Break konsisten ke bawah 116.60 akan memicu skenario koreksi bearish lanjutan seiring harga memasuki area overbought setidaknya menuju area 116.25 atau lebih rendah lagi. Untuk pergerakan naik, hanya break ke atas area 118.50 yang dapat melanjutkan skenario utama bullish kembali menguji resisten kunci pada area 119.00.

USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat menembus ke atas 0.9700 untuk memicu momentum bullish lanjutan setidaknya menuju resisten pada area 0.9760. Support terdekat ada di sekitar area 0.9640, break konsisten ke bawah area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral kemungkinan menguji area 0.9570 sebelum pulih naik.

AUD/USD. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan dibawah area 0.8600 untuk menambah momentum bearish mengincar area 0.8570. Resisten terdekat tampak di area 0.8690, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas kemungkinan menguji area 0.8730.

 

GoldXAU/USD. Bias masih bullish dalam jangka pendek, namun diperlukan break ke atas area 1208 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area 1220. Kegagalan menembus ke atas 1208 dan penembusan ke bawah area 1192 akan memicu koreksi bearish setidaknya menuju area 1178.

 

IndeksHang Seng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek, dibutuhkan penembusan di atas area 24000 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 24260. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat berada pada kisaran 23720. Penembusan dan gerakan konsisten di bawah area tersebut akan membawa bias kembali ke netral, berpontesi menguji area 23540.

Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek berpotensi menguji kembali area 17580. Penembusan dan gerakan konsisten di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut membidik area 17670. Pada pergerakan ke bawah, penembusan kembali di bawah area 17300 akan membawa bias kembali ke netral, lebih jauh menguji area 17160.

Kospi Futures. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat berada di 253.85. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut untuk menguji area 254.65. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat berada pada kisaran 252.15. Penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga turun, berpotensi menguji area 251.10.

 

Dipersembahkan oleh

Mr. I Care
The Best Investment Care
08213 9009 710
PIN 29FCF486

 

 


Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.


Market Outlook berisikan berita, analisa dan prediksi tentang arah dan range pergerakan harga produk forex, indeks dan komoditi hari ini. Anda bisa mengembangkan tulisan ini sebagai informasi dan referensi dalam pembuatan trading plan. Semoga bermanfaat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 728x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *