Market Outlook, Selasa (4/11). Semalam, Institute for Supply Management (ISM) mengumumkan ISM manufacturing PMI AS sebesar 59.0 untuk bulan Oktober, lebih tinggi dari estimasi para ekonom yang hanya sebesar 56.5. Angka tersebut mencerminkan bahwa perusahaan-perusahaan manufakturing negara Paman Sam tersebut mengalami ekspansi. Apa yang terjadi? Indeks Dolar AS pun lanjut rally up!
Sementara itu, rilis data Retail Sales m/m Australia mengalami kenaikan menjadi 1.2%, lebih tinggi dari estimasi para ekonom sebesar 0.3%. Sedangkan data Trade Balance mengalami penurunan menjadi -2.26B dari -1.01B pada bulan sebelumnya. Data tersebut adalah “mixed” dan menyebabkan Aussie juga bergerak mixed melemah kemudian rebound.
Kini investor wait and see keputusan hasil meeting bank sentral Australia (RBA) yang akan mengumumkan mengenai suku bunga acuannya dan juga komentar dari Gubernur RBA mengenai perekonomian Australia dan kebijkan RBA selanjutnya. RBA direncanakan akan mengumumkan hasil meeting tersebut siang ini. Estimasi para ekonom, RBA tidak akan mengubah suku bunga acuan, sebesar 2.5%.
Akan tetapi, fokus utama pasar pekan ini adalah data Non-farm Payrolls AS yang diprediksi akan mencatat kenaikan 231.000 di bulan Oktober. Jika hal ini terjadi, maka akan memvalidasi pernyataan The Fed bahwa pasar tenaga kerja AS mengalami perbaikan. Dan indeks dolar AS pun akan terbang. Benarkah? (bbi/age)
Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham untuk hari ini, Selasa (4/11):
EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek meskipun masih dibutuhkan clear break di bawah 1.2440 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju support kunci 1.2390. Resisten terdekat berada di sekitar 1.2530, dimana break konsisten di atas area itu akan memicu skenario koreksi bullish lebih lanjut untuk menguji ulang 1.2600 sebelum melanjutkan tren utama bearish.
GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break di bawah area 1.5930 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area 1.5880 atau bahkan lebih rendah. Sebaliknya, hanya break kembali di atas area 1.6050 yang akan memicu skenario koreksi bullish lebih lanjut menguji ulang area resistensi 1.6100.
USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break di atas area 114.60 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut mengincar area resistensi 115.30. Sebaliknya, hanya break kembali di bawah area 113.50 yang akan memicu skenario koreksi bearish lebih lanjut untuk menguji ulang area 112.70 sebelum melakukan rebound.
USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break di atas area 0.9700 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 0.9760. Support terdekat berada di sekitar area 0.9600, dimana break konsisten di bawah area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan potensi menguji ulang area 0.9540.
AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek kendati masih diperlukan clear break di bawah area 0.8660 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area 0.8615. Resistensi terdekat berada di sekitar area 0.8760. Break konsisten di atas area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang area 0.8810.
XAU/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break di bawah area 1160, yang akan memicu momentum bearish lebih lanjut untuk menguji area 1156 sebelum mendekati area 1145. Sebaliknya, dibutuhkan break konsisten setidaknya di atas area 1175 untuk meredakan tekanan negatif pada harga. Yang akan membuka peluang pengujian ulang area 1180.
Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek kendati masih diperlukan break di bawah area 23710 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 23625 sebelum menguji ulang area 23565. Sebaliknya, resisten terdekat berada di sekitar area 23875. Break konsisten di atas area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji area 23935 atau bahkan area 24000.
Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek dengan target area 17485. Clear break di atas area itu akan bisa memicu keberlanjutan momentum bullish menuju area 17600. Sebaliknya, support terdekat berada di sekitar area 17180. Break di bawah area itu berpotensi memicu skenario koreksi bearish menuju level psikologis 17000 atau bahkan lebih rendah.
Kospi Futures. Bias masih bullish selama harga bertahan di atas 248.55, untuk menuju 252.00 sebelum menguji 253.55. Break ke atas 253.55 akan melanjutkan outlook bullish untuk menguji resisten selanjutnya di sekitar 257.55. Sementara, break ke bawah 248.55 dapat memicu koreksi bearish menuju 247.60 dalam jangka pendek sebelum menguji 245.00.
Dipersembahkan oleh
Mr. I Care
The Best Investment Care
08213 9009 710
PIN 29FCF486
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
Market Outlook berisikan berita, analisa dan prediksi tentang arah dan range pergerakan harga produk forex, indeks dan komoditi hari ini. Anda bisa mengembangkan tulisan ini sebagai informasi dan referensi dalam pembuatan trading plan. Semoga bermanfaat.








