Menurut sebuah laporan, pada tahun 2018 konsumen muslim di dunia dapat membangun sebuah pasar yang bernilai USD 6,7 triliun (Rp 81 kuadriliun). Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan sektor utama seperti makanan dan kosmetik halal, travel dan turisme, fashion muslim, dan layanan keuangan syariah.
Dengan lebih dari 1,6 miliar orang di dunia menganut agama Islam, ini adalah sebuah pasar besar yang harus ditangani oleh para startup. Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia dengan jumlah 200 juta muslim dalam sebuah negara dengan jumlah penduduk sebanyak 250 juta.
Sudah ada beberapa startup yang khusus bergerak di ranah ini dan terus bertambah seiring banyak orang mulai mengenal internet, seperti HijUp (fashion muslim), UrbanQurban (layanan Islam), dan Kodelokus (aplikasi bernuansa Islam).
Namun para startup harus mengambil catatan bahwa pasar ini cukup rumit karena adanya beberapa peraturan. Itulah mengapa Fazal Bahardeen akan memberi nasihat tentang bagaimana meraih konsumen muslim ketika ia berbicara di acara Startup Asia Jakarta 2014.
Fazal adalah founder dan CEO CrescentRating, sebuah perusahaan berbasis di Singapura yang mempunyai fokus terhadap pengembangan sektor travel halal. Pada tahun 2009, ia meluncurkan sebuah sistem rating untuk memberi peringkat terhadap layanan travel dan turisme atas kehalalan mereka. Pada Desember 2013, CrescentRating meluncurkan HalalTrip, sebuah platform booking travel yang khusus mentargetkan sektor ini.
Pengguna utama HalalTrip adalah konsumen di Asia Tenggara, Prancis, Inggris Raya, dan Amerika Serikat. Dengan pengalaman di basis konsumen yang luas ini, kami dapat mengharapkan dia untuk memberi wawasan yang dalam mengenai pasar muslim di internet. Bergabunglah dengan kami di Startup Asia Jakarta pada tanggal 26 dan 27 November untuk mendengar lebih banyak dari Fazal. Anda dapat menggunakan kode LATEBIRD10 untuk mendapatkan diskon sebesar 10 persen ketika mendaftar. Kode ini berlaku sampai dengan tanggal 14 November. Registrasi di sini.








