CFD Plan kali ini akan menawarkan sebuah peluang keuntungan dari moment dividend The Coca Cola Company. Direncanakan, Coca Cola akan membagikan dividend nya pada 26 November nanti dengan nilai $0,305 per lembar.
Andai Anda membeli saham Coca Cola 1000 lembar di harga $42.50 lalu setelah dividend dibagikan Anda menjualnya di harga $44.50, berapa keuntungan yang akan Anda dapatkan?
Ada dua (2) sumber keuntungan; keuntungan dari jual beli saham ditambah keuntungan dari pembagian dividendnya. Keuntungan dari saham adalah $2 kali 1000 lembar senilai $2000. Dividend yang Anda peroleh adalah $0,305 kali 1000 lembar sebesar $305. jadi total keuntungan yang Anda peroleh adalah $2305.
Berapa modal yang dibutuhkan? Wah, tentu besar. Ya, jika Anda membeli saham fisik Coca Cola maka Anda akan mendapatkan dua kesulitan. Pertama, biasanya menjelang moment dividend Anda akan kesulitan untuk bisa membeli lalu menjualnya. Mengapa? Karena yang mengincar pasti cukup banyak. Kedua, dibutuhkan modal yang cukup besar. Untuk bisa beli 1000 lembar, dibutuhkan modal sebesar $42.50 kali 1000 lembar atau senilai $42.500.
Nah, jika Anda membeli saham Coca Cola melalui CFD, dua kendala tadi bisa dihilangkan. Melalui CFD, Anda pasti bisa beli dan jual tanpa perlu antri. Asal harga nya ada di pasar saja. Modal juga tidak masalah, karena melalui CFD Anda hanya diwajibkan membayar 10 persen saja dari nilai transaksi alias $4.250 saja!
Apa daya tarik Coca Cola? Bagaimana cara analisa, riset dan trading plan-nya? Berikut ulasannya.
Mengenal Coca Cola
Coca-Cola pertama kali diperkenalkan pada tanggal 8 Mei 1886 oleh John Styth Pemberton, seorang ahli farmasi dari Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Dialah yang pertama kali mencampur sirup karamel yang kemudian dikenal sebagai Coca-Cola. Frank M. Robinson, sahabat sekaligus akuntan John, menyarankan nama Coca-Cola karena berpendapat bahwa dua huruf C akan tampak menonjol untuk periklanan. Kemudian, ia menciptakan nama dengan huruf-huruf miring mengalir, Spencer, dan lahirlah logo paling terkenal di dunia.
Chandler piawai dalam menciptakan perhatian konsumen dengan cara membuat berbagai macam benda-benda cinderamata berlogo Coca-Cola. Benda-benda tersebut kemudian dibagi-bagi di lokasi-lokasi penjualan penting yang berkesinambungan. Gaya periklanan yang inovatif, seperti desain warna-warni untuk bus, lampu gantung hias dari kaca, serta serangkaian cinderamata seperti kipas, tanggalan dan jam dipakai untuk memasyarakatkan nama Coca-Cola dan mendorong penjualan.
Kini, minuman ini diproduksi oleh The Coca-Cola Company asal Atlanta, Georgia, dan sering disebut Coke saja (merek dagang terdaftar The Coca-Cola Company di Amerika Serikat sejak 27 Maret 1944) telah dijual di lebih 200 negara.
The Coca-Cola Company juga pernah mengeluarkan minuman cola lain dengan merek Coke, yang paling umum adalah Diet Coke, kemudian Caffeine-Free Coca-Cola, Diet Coke Caffeine-Free, Coca-Cola Cherry, Coca-Cola Zero, Coca-Cola Vanilla, dan beberapa versi khusus berperisa lemon, jeruk nipis, atau kopi.
Menurut Interbrand pada tahun 2011, Coca-Cola adalah merek termahal di dunia. Ada banyak sekali produk terkait, seperti Pepsi, RC Cola, Cola Turka, Zam Zam Cola, Mecca-Cola, Virgin Cola, Parsi Cola, Qibla Cola, Evoca Cola, Corsica Cola, Breizh Cola, Afri Cola, dll. (bbi/age)
Sumber: http://www.nasdaq.com/symbol/ko
Sumber: http://www.nasdaq.com/symbol/ko/dividend-history
Chart Saham Coca Cola sd November 2014
Untuk bisa mengakses pergerakan saham Coca Cola secara update dan free demo account silahkan Klik Disini.
Trading Plan Coca Cola
Sebelum menyusun CFD Plan Coca Cola, ada setidaknya tiga artikel berikut ini yang perlu disimak.
- Penjualan Coca Cola Menurun di Kuartal Pertama
- Saham Coca-Cola & Johnson Selamatkan Wall Street
- Coca-Cola Siap Kucurkan Dana US$ 500 Juta Di Indonesia
Dengan menggunakan sistem trading One Click Trading, kini saatnya menikmati keuntungan pertumbuhan saham Coca Cola dan bagi hasil keuntungan (dividend). Bagaimana caranya? Berikut ini adalah ilustrasi tentang CFD Trading Plan Coca Cola:
Cara Transaksi:
- Beli (Buy) Coca Cola di harga $42.50-an atau di bawahnya sejumlah 1000 lembar
- Nilai Transaksi (Face Value): US$42.50 x 1000 lembar = US$42.500
- Dana jaminan (Margin) transaksi yang dibutuhkan hanya 10% dari face value = US$4.250
Target keuntungan yang diinginkan berasal dari 2 sumber: (1) Keuntungan transaksi jual beli, dan (2) Keuntungan dari pembagian dividend.
- Target keuntungan transaksi adalah US$2 per lembar atau jual di harga $44.50. Target keuntungan nya adalah $2 x 1000 lembar: $2000.
- Dividend Coca Cola akan dibagikan pada 26 November 2014 sebesar $0.305 kali 1000 lembar sejumah $305.
- Jumlah total keuntungan yang ditargetkan adalah profit ditambah dividend sebesar US$2305!
Manajemen Resiko harus disiapkan untuk meminimalisasi resiko kerugian dan mengotimalkan kekuatan modal yang dimiliki sehingga bisa menghasilkan keuntungan.
- Manajemen Resiko: Averaging Buy setiap turun sekitar $2. Maksimal 2x average.
- Kami menyarankan jumlah modal untuk beli 1000 lembar dan manajemen resikonya minimal sebesar US$20.000.
Prosentase Keuntungan.
- Hanya dengan satu kali klik transaksi (One Click Trading) Anda bisa 'memiliki' 1000 lembar saham Coca Cola dan menikmati profit serta dividendnya.
- Dengan modal US$20.000, Anda berpeluang mendapatkan keuntungan sebsar US$2305 atau 11.53 persen!
Nah, inilah Big Dividend from Big Cola, sebuah CFD Plan yang dipersembahkan oleh Mr I Care Bincang Bisnis Indonesia. CFD Plan disusun secara sederhana oleh Mr I Care dengan sistem trading One Click Trading. Hanya dengan satu kali klik Anda berpeluang mendapatkan keuntungan maksimal dan aman. Untuk melihat hasil penerapan dan seberapa besar keuntungan yang didapatkan One Click Trading selama tahun 2014, silahkan baca: Menghitung Untung Trading CFD 2014.
Disclaimer: Transaksi komoditi, forex, indeks, option disamping memiliki peluang keuntungan yang besar juga mengandung resiko kerugian yang besar. Pelajari sistem, metodologi dan segala mekanisme transaksinya secara mendalam. Rencanakan segala transaksi Anda, hitung kebutuhan modal, target keuntungan dan manajemen resikonya.








