Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada 2016. Mereka memperkirakan kinerja ekonomi pasar utama negara berkembang akan melambat, sedangkan negara maju seperti Amerika Serikat (AS) akan terkena anemia.
Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan naik menjadi 2,9 persen dari 2,4 persen tahun kemarin. Meski demikian, angka ini merupakan downgrade dari perkiraan pertumbuhan Juni sebesar 3,3 persen.
Mengingat integrasi ekonomi global pasar negara berkembang terbesar seperti Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, atau yang disebut BRICS akan melambat di semua negara tersebut, tapi salah satu dari mereka bisa memberikan dampak signifikan pada perekonomian global, jelas laporan tersebut seperti dilansir dari Reuters, Kamis (7/1/2016).
World Bank memperkirakan ekonomi Rusia dan Brasil akan terus berkontraksi pada 2016 ini, dan kembali ke pertumbuhan seperti yang diperkirakan pada outlook sebelumnya, pada Juni 2015. Produk domestik bruto riil di Rusia diperkirakan hanya 0,7 persen tahun ini.
Pada Juni tahun lalu, diperkirakan pertumbuhan PDB Rusia hanya 0,7 persen untuk 2016. World Bank memperkirakan ekonomi Rusia menyusut 3,8 persen pada 2015.
Di Brasil, PDB diperkirakan menurun sebesar 2,5 persen pada 2016, meski demikian, angka ini masih naik dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya 1,1 persen. Ekonomi Brasil kemungkinan berkontraksi pada tingkat 3,7 persen pada 2015.
Sementara di China, diperkirakan akan melambat menjadi 6,7 persen pada 2016 dari perkiraan 6,9 persen pada 2015. World Bank pada Juni memperkirakan 2016 pertumbuhan akan mencapai 7 persen.
Sedangkan ekonomi Afrika Selatan, akan tumbuh pada tingkat yang sederhana namun lebih cepat pada 2016 sebesar 1,4 persen dibandingkan dengan 1,3 persen, tetapi secara substansial lebih lambat dari perkiraan pertumbuhan 2,1 persen pada Juni.
Dari kelompok itu, India adalah satu-satunya yang diharapkan mengalami peningkatan penting dalam kinerja ekonomi 2015. India diperkirakan naik ke 7,8 persen di 2016 dibandingkan 7,3 persen pada 2015. Tapi, bank melihat estimasi 2016 naik sebesar 0,1 persentase dari sebelumnya.
Ekonomi AS akan tumbuh sebesar 2,7 persen, turun dari perkiraan sebelumnya 2,8 persen. Meski demikian, angka ini naik dari 2015 yang 2,5 persen. (bbi/age/oke)








