Setiap kematian yang mendadak pasti akan mengejutkan banyak orang. Tetapi, kematian Scot Young, miliarder asal Rusia, menimbulkan kesan horor bagi banyak orang.
Young meninggal tertusuk pagar besi, setelah loncat terjatuh dari lantai empat penthouse miliknya.
Dikutip dari laman Daily Mail, Kamis 11 Desember 2014, di samping jenazah miliarder itu, ada mantan istrinya, Michele, dan kedua anaknya, Scarlet berusia 21 tahun dan Sash berusia 19 tahun, serta teman wanita sang miliarder, Noelle Reno, yang sudah hidup bersamanya lima tahun ini menangis tersedu-sedu.
Semuanya merasakan syok yang mendalam atas kematian Young. Tetapi, rumor yang beredar, Young yang saat ini berusia 52 tahun itu tidak meninggal karena bunuh diri, tetapi jatuh karena didorong orang lain.
Sebuah sumber yang mengenal Young mengatakan bahwa taipan pengembang properti itu pada bulan lalu telah memberitahukan ke teman-temannya bahwa ia sangat mengkhawatirkan keselamatannya.
“Dia sangat khawatir, katanya dia mengetahui bahwa ada seseorang yang sedang mengikuti dia. Sehingga, banyak teman-teman Young yang tidak terkejut mendengar kematiannya,” ujar sumber itu.
Tahun lalu, Young juga mengatakan pada teman-temannya bahwa dia khawatir seseorang mencoba untuk membunuhnya.
Sebelumnya, dia pernah dipenjara delapan bulan, setelah hakim menghukumnya karena dinilai telah menghina pengadilan karena gagal mengungkap keberadaan 400 juta poundstrelling, yang menjadi permasalahan utama Young dengan mantan istrinya.
Polisi klaim tak ada yang mencurigakan
Sementara itu, polisi mengatakan bahwa kematian Young hingga saat ini tidak diberlakukan sebagai sesuatu yang mencurigakan, atau ada orang yang mendorongnya.
Jika demikian, apa yang menyebabkan dia ingin mengakhiri hidupnya? Jawabannya, mungkin pada masalah bisnis Young yang meredup.
Young berhasil mengumpulkan sebagian besar kekayaannya dari bisnis properti. Tetapi, kemudian dia mengalami permasalahan keuangan yang begitu rumit dan masih belum, jelas apakah dia benar-benar memiliki 400 juta poundstrelling, seperti yang dipermasalahkan mantan istrinya, atau tidak.
Michele, mantan istrinya, menuntut harta gono gini saat perceraian pada 2006, setelah 11 tahun pernikahan, senilai 400 juta poundstrelling yang ia klaim disembunyikan mantan suaminya itu.
Namun, Young mengklaim telah kehilangan seluruh hartanya pada 2006, saat dia terlibat mengerjakan Project Moscow dan pada 2009, dia menyatakan telah benar-benar bangkrut.
Menurutnya, beberapa pihak yang akan mengerjakan mega proyek itu, tiba-tiba menghilang, proyek pun dibatalkan. Ia pun banyak kehilangan uang yang sudah dikeluarkan dan proyek itu meninggalkan utang 28 juta poundstrelling kepadanya. Sejak saat itu, kehidupannya mulai berubah. Sang istri pun menggugat cerai.
Sebelumnya, kehidupan Young dikelilingi dengan kekayaan dan kemewahan. Young kecil hidup di pemukiman elit. Pada 1988, dia bertemu dengan Michele, seorang model dan pada 1995, mereka memutuskan untuk menikah.
Michele bercerita bahwa setelah menikah, mereka menikmati kekayaan yang dimiliki oleh Young. Bisnis Young berjalan dengan maju dan uang pun mengalir dalam jumlah yang cukup besar setiap bulannya.
Lahir anak pertama, mereka pindah rumah di Palladian Mansion di Oxfordshire, seharga 14 juta poundstrelling. Rumah mewah itu dipenuhi barang-barang antik dan karya seni mahal.
Selain itu, mereka juga memiliki enam rumah di Belgravia. Di hari ulang tahun putrinya, Young memberikan hadiah jam tangan Cartier. Saat ulang tahunnya ke-40, Young menghadiahi Michele perhiasan senilai satu juta poundstrelling.
Keluarga kecil yang bahagia itu juga sering berlibur hingga ke luar negeri dengan menggunakan jet pribadinya.
Namun, saat bercerai dengan istrinya, Young mengklaim tidak bisa memberikan uang sepeser pun karena tidak ada. Tak percaya dengan perkataan Young, mantan istrinya pun terus berjuang untuk memperoleh harta gono gini dari mantan suaminya.








