Market Outlook, Rabu (10/12). Salah satu petinggi The Fed, Dennis Lockhart, menyatakan dirinya tidak dalam posisi terburu-buru dalam melakukan peningkatan suku bunga AS. Pernyataan ini sontak merontokkan dolar dan memberi dorongan penguatan pada emas. Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, ko
Tag: market outlook
Saham Mc Donald Pimpin Wall Street Turun Tajam
Market Outlook, Selasa (9/12). Penjualan Mc Donald secara global turun sebesar 2,2 persen untuk periode November 2014 dibanding bulan sebelumnya. Perusahaan raksasa makanan cepat saji bahkan mengalami penurunan hingga 4,6 persen untuk area Amerika Serikat. Ini mengindikasikan penjualan terburuk dal
Memasuki Bulan Natal Wall Street Pun Naik
Market Outlook, Senin (8/12). Pekan pertama bulan Natal diawali dengan naiknya bursa saham Wall Street. Indeks Standard & Poor500 (SPX) ditutup naik 0,2 persen. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) sempat menyentuh level 18.000. Nasdaq juga menguat, naik 11,32 poin atau 0,24% ke level 4,7
Komentar Draghi Benamkan Harga Emas
Market Outlook, Jumat (512). Saran Wakil Gubernur the Fed Stanley Fischer agar Presiden ECB Mario Draghi mengambil kebijakan melakukan pembelian obligasi pemerintah untuk mendongkrak perekonomian Eropa ternyata semalam di-iyakan. ECB akan berencana akan melakukan pembelian berbagai macam aset tapi t
Pesan Fischer Untuk Draghi Dalam Rapat ECB Malam Ini
Market Outlook, Kamis (4/12). Menjelang rapat ECB (European Central Bank) nanti malam, ada beberapa pesan yang disampaikan oleh wakil gubernur the Fed Stanley Fischer kepada Presiden ECB Mario Draghi melalui sebuah surat kabar Italia, La Repubblica. Apa saja?
Komentar Draghi Dorong Bursa Saham Eropa Rally 12 Persen
Market Outlook, Rabu (3/12). Penguatan pada saham sektor kesehatan membantu mendorong bursa saham Eropa ke dekat level tinggi 6 tahun, di tengah optimisme bahwa European Central Bank akan menambah stimulus. “Semua orang menginginkan Draghi membuat opsi QE tetap terbuka,” ucap Carsten Hilc
Bursa Saham Amerika Turun Tajam
Market Outlook, Selasa (2/12). Indeks saham Dow Jones turun 51,44 poin (0,29 persen) ke level 17.776,9. Diikuti indeks saham S&P 500 melemah 14,12 poin atau 0,68 persen ke level 2.053,44. Sementara itu, indeks saham Nasdaq tergelincir 64,28 poin atau 1,34 persen ke level 4.727,35. Selasa (2/12)
Minyak Kembali Tergelincir Menjelang Pertemuan OPEC di Vienna Austria
Market Outlook, Rabu (26/11). Untuk ketiga kalinya, harga minyak mentah kembali tergelincir ke level terendah sejak tahun 2010. Hal ini disebabkan kekhawatiran akan terjadinya kegagalan kesepakatan untuk mengurangi produksi minyak antar anggota OPEC di Austria pada pekan ini.
Indeks Jepang Sideways Paska Libur Labour Thanksgiving
Market Outlook, Selasa (25/11). Setelah liburan Labour Thanksgiving Senin (24/11) kemarin, hari ini indeks Nikkei dibuka gap down terbatas setelah itu harga bergerak sideways. Sebelumnya, di dua sesi terakhir, indeks yang beranggotakan 225 emitten saham ini sempat mengalami penguatan karena terang
Kebijakan Pelonggaran PBOC Naikkan Harga Aset Beresiko
Market Outlook, Senin (24/11). Keputusan mengejutkan dari Bank Sentral China (PBOC) pada Jumat lalu (21/11) yang menurunkan tingkat suku bunga acuannya mendorong kenaikan sejumlah aset yang beresiko seperti saham, komoditas dan nilai tukar mata uang yang berhubungan dengan komoditas (AUD, NZD dan C
Dolar Australia Terbebani Jatuhnya Harga Biji Besi
Market Outlook, Kamis (20/11). Diantara mayor curencies (mata uang utama dunia) yang ada, mata uang Dolar Australia dikenal sebagai mata uang komoditi. Dia selalu berjalan seiring dengan naik turunnya komoditi seperti emas dan besi. Nah, jatuhnya harga biji besi hingga ke level terendah 5 tahun tera
Profit Taking di Bursa Saham Jepang
Market Outlook, Rabu (19/11). Bursa saham Jepang memangkas gain pada awal sesi hari Rabu seiring investor melakukan profit taking setelah Perdana Menteri Shinzo Abe menunda kenaikan pajak dan mengatakan akan menggelar pemilu lebih awal untuk mencari mandat baru untuk kebijakan ekonominya. Bursa saha
Harga Minyak Disana Turun Disini Malah Naik
Market Outlook, Selasa (18/11). Produk boleh sama, tapi soal harga bisa bebeda. Di pasar dunia harganya turun, di Malaysia pun akan turun tapi di Indonesia malah naik. Itulah minyak.
Gerilya OPEC Menjelang Pertemuan di Vienna
Market Outlook, Senin (17/11). Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh sedang bersiap untuk mengunjungi Uni Emirat Arab pekan ini, menggarisbawahi kecemasan mendalam di antara negara anggota OPEC terkait anjloknya harga minyak. Pasca kunjungan ke Kuwait dan Qatar pekan lalu untuk mendiskusika
Spekulasi OPEC Membuat Minyak Tergelincir
Market Outlook, Jumat (14/11). Spekulasi bahwa OPEC masih akan menahan diri dari pengurangan produksi, membuat minyak tergelincir. Minyak WTI pun menuju penurunan mingguan beruntun terpanjang dalam hampir tiga dekade. Sementara Brent mencetak rekor penurunan terpanjang.
Ikuti Wall Street, Bursa Saham Jepang Bergerak Flat
Market Outlook, Kamis (13/11). Saat kemarin Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mewacanakan percepatan pemilu, yen langsung anjlok ke level terendah 7 tahun terhadap dollar Amerika. (Baca: Spekulasi Percepatan Pemilu Lemahkan Yen). Sebaliknya, pelemahan yen ini langsung memberikan sentimen positif bag
Spekulasi Percepatan Pemilu Lemahkan Yen
Market Outlook, Rabu (12/11). Yen langsung anjlok ke level terendah 7 tahun terhadap dollar setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mempertimbangkan untuk menunda kenaikan pajak penjualan dan bersiap untuk menggelar pemilu lebih awal bulan depan. Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komodi
Dollar Amerika Masih Jadi Idola
Market Outlook, Selasa (11/11). Di tengah-tengah serangkaian acara APEC, KTTG20, dan rapat Bank Sentral beberapa negara pekan ini, Indeks Dollar AS ternyata masih menjadi pilihan utama. Selepas pulih pasca pelemahan karena data tenaga kerjanya yang kurang memenuhi harapan pasar, indeks Dollar AS reb
The Stock Connect Program Bikin Hangseng Rebound
Market Outlook, Senin (10/11). Hang Seng rebound di perdagangan awal pekan (10/11) berkat besarnya minat beli pasar terhadap ekuitas saham setelah pihak regulator sekuritas mengumumkan dibukanya program koneksi jaringan antara bursa saham Hong Kong dan Shanghai efektif mulai 17 November mendatang.
Morgan Stanley Menilai Jokowi Rapuh Jaga Rupiah
Market Outlook (Rabu, 5/11). Morgan Stanley memproyeksi rupiah hingga akhir tahun akan turun 8.7% menjadi 12,600 per dollar Amerika. Ini disebabkan kegagalan Jokowi dalam mepersuasi partai pendukung Prabowo. Ini terlihat setelah kompetitor Jokowi mencetak beberapa kemenangan di parlemen termasuk pem

