Analis Goldman Sachs mempublikasikan riset terbaru atau outlook harga emas menjelang pemilihan presiden AS nanti malam.
Secara garis besar, Goldman memprediksi terjadi pelemahan harga emas hingga tiga bulan ke depan jika Hillary Clinton keluar sebagai pemenang. Kemenangan
Clinton akan menguatkan dollar dan menekan harga emas.
Goldman menyebutkan harga emas berpotensi turun 2,57% dari posisi sekarang di $1283 per troy ons ke $1250 per troy ons. Harga ini akan bertahan hingga enam bulan ke depan. Sementara hingga setahun ke depan harga emas akan kembali ke level $1280 per troy ons.
Dalam proyeksinya ini Goldman mengatakan harga emas akan meningkat jika Donald Trump menang. Goldman menganjurkan investor untuk masuk ke kontrak berjangka emas di saat ini.
Membeli opsi emas dinilai sebagai cara murah jika ternyata Donald Trump memenangkan pilpres AS. Karena volatilitas yang terjadi di emas akan tinggi menjelang dan pasca-pilpres AS, Goldman menyarankan untuk trading. (bbi/age sumber monexnews)









