“Saya sejujurnya melihat praktik (penjiplakan) tersebut sebagai sebuah pencurian,” kata Ive dengan sedikit keras, saat diminta berkomentar soal produk Xiaomi yang memiliki desain mirip Apple, seperti dikutip The Verge, Kamis (9/10/2014).
Ive menegaskan tak menyasar Xiaomi secara khusus. Namun, ia sangat marah dan tak tersanjung sama sekali saat produk-produk yang telah dirancangnya bersama Apple telah dijiplak.
Ive menggambarkan kegusarannya dengan bercerita seputar proses perancangan sebuah produk baru, mulai dari siklus pengembangan yang panjang, baru kemudian masuk pembuatan produk.
“Saat membuat sesuatu yang benar-benar baru, misalnya telepon, Anda belum tahu itu akan bekerja atau tidak. Kemudian, Anda merancangnya selama 7 atau 8 tahun, dan lalu ditiru,” keluh Ive.
Terakhir, Ive menegaskan kembali, praktik penjiplakan terhadap produk Apple adalah pencurian dan sebuah kemalasan. (bbi/age)
