Market Outlook, Rbu 917/12). Rubel melanjutkan pelemahan seiring merebaknya kepanikan di pasar keuangan Rusia setelah bank sentral menaikan suku bunga 6,5% pada Selasa pagi. Rubel kembali mencetak rekor terlemah 79.16 terhadap Dollar AS sebelum akhirnya mereda ke level 68 setelah Menteri Ekonomi Alexei Ulyukayev membantah spekulasi bahwa pemerintah akan memberlakukan pembatasan aliran modal untuk mencegah rakyat Rusia mengkonversi mata uang lokal ke Dollar AS. Pemerintah Rusia masih mengkaji kebijakan lebih lanjut untuk mengatasi krisis mata uang setelah kenaikan suku bunga dari 10,5% menjadi 17% gagal menghentikan pelemahan rubel.
Rubel telah melemah 50% tahun ini meski bank sentral telah menaikan suku bunga 115 basis poin dan menghabiskan $80 miliar untuk mengintervensi pasar uang demi stabilkan rubel. Investor sepertinya kini khawatir menghadapi prospek capital control (pembatasan aliran modal) yang dapat menjadi kebijakan berikutnya yang dapat ditempuh Rusia demi hentikan pelemahan Rubel. Capital control dapat mempersulit deposan domestik untuk mengkonversi rubel ke dalam Dollar AS dan juga mewajibkan eksportir untuk menempatkan pendapatan ekspornya di dalam negeri. (bbi/age)
Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham untuk hari ini, Rabu (17/12):
GBP/USD. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.5700 untuk memicu tekanan bearish mengincar area support 1.5640. Di sisi atasnya, hanya penembusan konsisten diatas area 1.5790 baru dapat memicu skenario koreksi bullish menguji area 1.5840.
USD/JPY. Bias intraday menjadi netral di jangka pendek dengan potensial trading range tampak di kisaran 115.15 – 118.10. Anjlok secara konsisten dibawah area 115.15 berpotensi merubah bias intraday menjadi bearish mengincar area 114.50 atau bahkan lebih rendah. Di sisi atasnya, hanya penembusan diatas area 118.10 baru dapat memicu skenario bullish utama menguji area 118.60 – 118.80.
USD/CHF. Bias intraday masih netral di jangka pendek dengan potensial range trading tampak di kisaran 0.9550 – 0.9660. Tembus secara konsisten dibawah area 0.9550 berpotensi memicu momentum bearish mengincar area 0.9515 atau bahkan lebih rendah. Di sisi atasnya, hanya penembusan di atas area 0.9660 baru dapat memicu skenario bullish menguji area resisten 0.9720.
AUD/USD. Bias intraday bearish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 0.8170 untuk memicu momentum bearish mengincar area 0.8130. Resisten terdekat tampak di area 0.8260, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.8300.
Nikkei Futures. Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dan Stochastic dapat sinyalkan berlanjutnya tekanan penurunan. Namun, Nikkei yang masih diperdagangkan di atas MA 50-100-200 harian dan terbentuknya candle stick “pin” bisa isyaratkan masih adanya tenaga kenaikan. Sentimen cukup mixed dan ini mungkin dapat mendorong pergerakan sideways untuk sementara waktu. Strategi: sell-on-rally dengan stop-loss 16900 dan profit-taking 16435. Di lain pihak, pergerakan konsisten di atas 16890 dapat membuka kemungkinan pengujian area 17030.
Kospi Futures. Bias masih bearish kendati sinyal oversold dari RSI dan stochastic pada grafik 4 jam. Break ke bawah 242.40 akan memicu momentum bearish lanjutan menuju 240.50. Bagaimanapun, ada potensi koreksi bullish menuju kembali ke 245.10, sebelum menguji 247.25.
Dipersembahkan oleh
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
Market Outlook berisikan berita, analisa dan prediksi tentang arah dan range pergerakan harga produk forex, indeks dan komoditi hari ini. Anda bisa mengembangkan tulisan ini sebagai informasi dan referensi dalam pembuatan trading plan. Semoga bermanfaat.
