Menebak Arah Harga Rumah Negeri Paman Sam

koki duit

Kamis, 25 September 2014

Berikut ini adalah berita, analisa dan prediksi tentang arah dan range pergerakan harga produk forex, indeks dan komoditi hari ini. Anda bisa mengembangkan tulisan ini sebagai informasi dan referensi dalam pembuatan trading plan. Semoga bermanfaat.

Bacaan Lainnya

 


Setelah melaporkan peningkatan dalam empat bulan berturut-turut, National Association of Realtors merilis sebuah laporan yang menunjukkan penurunan tak terduga dalam penjualan rumah yang ada (Existing Home Sales) di bulan Agustus. Turunnya penjualan rumah bulan tersebut memberikan kejutan bagi pelaku pasar dan ekonom yang memperkirakan kenaikan.

National Association of Realtors melaporkan penjualan rumah yang ada turun 1,8 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 5,05 juta pada bulan Agustus dari revisi kenaikan 5.140.000 pada bulan Juli. Sebelumnya penjualan rumah diperkirakan naik ke tingkat tahunan sebesar 5.180.000 dari 5.150.000 awalnya dilaporkan untuk bulan sebelumnya.

Laporan terakhir menunjukkan bahwa harga rumah yang ada rata-rata adalah $ 219.800 pada bulan Agustus, turun 0,8 persen dari $ 221.600 pada bulan Juli tapi naik 4,8 persen dibandingkan dengan $ 209.700 pada bulan Agustus 2013.

Jumlah persediaan perumahan turun 1,7 persen menjadi 2,31 juta rumah yang ada tersedia untuk dijual pada akhir Agustus dari 2,35 juta pada akhir Juli. Jumlah rumah yang tersedia untuk dijual merupakan pasokan 5,5 bulan di laju penjualan saat ini, tidak berubah dari bulan sebelumnya.

Sementara itu, Rabu kemarin (24/9) Departemen Perdagangan akan merilis data penjualan rumah baru, kami memperkirakan penjualan rumah baru AS bulan Agustus naik ke tingkat tahunan 420.000   setelah naik ke tingkat 412.000 di bulan Juli.

Berbeda dengan rilis existing home sales yang mengecewakan pasar, penjualan rumah keluarga tunggal baru meningkat hingga 18 persen pada bulan Agustus 2014 untuk tingkat tahunan.

Badan statistik AS melaporkan data penjualan rumah keluarga tunggal yang baru naik ke posisi 504.000 unit dan ini merupakan pencapaian yang tertinggi sejak Mei 2008, setelah pada bulan sebelumnya penjualan rumah baru tersebut hanya 427.000 unit saja.

Selain itu dilaporkan juga harga penjualan rata-rata rumah baru yang dijual di bulan Agustus 2014 adalah $ 275.600; harga jual rata-rata adalah $ 347.900. Perkiraan yang disesuaikan secara musiman dari rumah baru untuk dijual pada akhir Agustus adalah 203.000 unit. Ini merupakan persediaan 4,8 bulan pada laju penjualan saat ini.

Jika dilihat dari penjualan per wilayah, penjualan di wilayah barat naik yang paling dalam pada bulan Agustus dibandingkan bulan Juli (+50 persen), yang diikuti oleh wilayah Timur Laut (29,2 persen) dan wilayah selatan (7,8). Dan hanya penjualan di Midwest yang datar.

Dan jika berdasarkan tahunan, penjualan rumah baru meningkat 33 persen. Hal ini memberikan pandangan yang positif bahwa pertumbuhan sektor perumahan di negeri ini menunjukkan percepatan. Rilis yang menggembirakan ini berhasil mengangkat tinggi indeks bursa saham Wall Street perdagangan hari Rabu kemarin (24/9).

Bursa saham AS rebound setelah mengalami penurunan selama tiga hari didukung data penjualan rumah baru yang naik ke rekor dalam enam tahun terakhir serta saham-saham perusahaan kesehatan dan saham-saham barang-barang konsumsi yang mulai rally.

Indeks S & P 500 (SPX) naik 0,8 persen menjadi 1,998.30 pada 04:00 di New York, terbesar sejak 18 Agustus. Dow Jones Industrial Average naik 154,19 poin, atau 0,9 persen, ke 17,210.06 dan Nasdaq menguat 46.53 poin atau 1,03% ke level 4,555.22. Ada 6,1 miliar saham yang berpindah tangan di bursa AS sampai pada penutupan bursa dini hari tadi, 7,2 persen di atas rata-rata tiga bulan.

Sembilan dari 10 sektor utama di indeks S & P 500 ditutup naik dipimpin saham-saham perusahaan perawatan kesehatan yang melonjak 1,7 persen, setelah sebelumnya turun selama dua hari.

Harga saham dari produsen barang-barang konsumen rally 1,2 persen setelah pernyataan dari Deloitte LLP bahwa penjualan ritel AS mungkin meningkat sebanyak 4,5 persen di musim liburan ini, melebihi keuntungan tahun lalu. Saham-saham konsumen-discretionary naik 1 persen. Kelompok saham ini sempat turun sebesar 3,1 persen kemarin setelah mencapai rekor tertinggi pada 5 September.

Saham-saham Internet memimpin penurunan baru-baru dalam bursa saham AS, karena aksi jual para investor spekulatif. Indeks Dow Jones Internet Composite Index turun 2,1 persen dalam dua hari sebelumnya, sedangkan Indeks Russell 2000 kehilangan 3,5 persen dalam tiga hari. Indeks Internet naik 1,2 persen sampai dengan penutupan dini hari tadi.

Indeks Chicago Board Options Exchange Volatility (VIX), turun 11 persen menjadi 13.27, penurunan tertajam sejak 4 Agustus lalu.

Di antara saham-saham konsumen yang bergerak adalah Wal-Mart naik 2 persen menjadi $ 77,08 untuk kemajuan terbesar kedua di Dow.Green Dot rally 24 persen menjadi $ 23,41, tertinggi sejak Januari.

Bed Bath & Beyond naik 7,4 persen menjadi $ 67,33, tertinggi sejak April. Penjual peralatan rumah tangga dan perlengkapan kamar mandi juga melaporkan penjualan toko yang tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan.

Pfizer Inc naik 0,9 persen menjadi $ 30,31. Perusahaan telah mendekati Actavis Plc tentang kesepakatan yang memungkinkan produsen obat AS tersebut untuk memindahkan alamatnya ke luar negeri dengan maksud untuk mengurangi pajak. Aturan baru dari pemerintah AS yang mengatur transaksi tersebut, yang disebut inversi pajak, tidak akan menghalangi Pfizer untuk melakukan strategi tersebut.

Medtronic Inc tergelincir 0,5 persen menjadi $ 63,77 setelah jatuh 2,9 persen kemarin, sementara AbbVie Inc naik 2,6 persen menjadi $ 59,05.

KB Home tenggelam 5,3 persen menjadi $ 16,07. Perusahaan ini melaporkan pendapatan yang kurang dari perkiraan analis.  [Mr I Care]

 


Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham untuk hari ini, Kamis (25/9). 

EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, dibutuhkan penembusan di bawah area 1.2760 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area support kunci 1.2720. Resisten terdekat terlihat disekitar area 1.2845, penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, dalam jangka pendek kemungkinan menguji kembali area 1.2920.

GBP/USD. Bias netral dengan rentang potensi perdagangan pada kisaran 1.6230 – 1.6440. Penembusan konsisten di atas area 1.6440 akan memicu tekanan bullish lebih lanjut menguji kembali area 1.6490 atau lebih tinggi. Pada pergerakan ke bawah, hanya penembusan di bawah area 1.6230 akan dapat melanjutkan tren bearish menuju area support 1.6180 sebelum menguji kembali area 1.6130.

USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 109.50, sebelum menguji kembali resisten kunci 110.25. Pada pergerakan ke bawah, hanya penembusan di bawah area 107.70 akan memicu skenario koreksi bearish menguji kembali area 106.80 sebelum kembali pulih ke atas.

USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek khusunya jika harga mampu menembus area 0.9465 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 0.9520. Support terdekat terlihat disekitar area 0.9390, penembusan konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, dalam jangka pendek kemungkinan menguji area 0.9360.

AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan penembusan di bawah area 0.8815 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju setidaknya area support 0.8770. Pada pergerakan ke atas resisten terdekat terlihat disekitar area 0.8955, penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat areah pergerakan menjadi tidak jelas, dalam jangka pendek menguji area 0.9030.


XAU/USD. Bias netral dalam jangka pendek dengan rentang perdagangan potensial antara area 1212 – 1227. Penembusan di bawah area 1212 akan membawa bias kembali ke bearish untuk menguji area 1205. Disisi lain penembusan dan gerakan konsisten di atas area 1227 akan memicu tekanan bullish menguji area 1235. 


Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, dibutuhkan penembusan di bawah area 23710 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 23575. Namun kegagalan menembus dibawah area 23690 seharusnya mengkoreksi harga ke area 23960 akibat indikator stochastic dan RSI yang berada pada wilayah jenuh jual. Penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga naik menguji area 24070.

Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 16300. Penembusan di atas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut membidik area 16380. Disisi lain, support terdekat terlihat disekitar area 16140, penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga turun menguji area 16060.

Kospi Futures. Kospi sedang berada dalam fase koreksi bullish menuju kembali ke area 261.00 sebelum menguji area 262.20 atau bahkan 265.40. Secara keseluruhan, bias masih bearish selama harga bertahan di bawah area 263.20, dengan pergerakan konstan di bawah 260.00 akan membawa harga turun menuju area 258.50 atau bahkan area 256.20. [Mr. I Care ]

 

Dipersembahkan oleh
 
Mr. I Care 
The Best Investment Care
08213 9009 710  
PIN 29FCF486 
 

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.

banner 300x250

Pos terkait

banner 728x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *