BI Rate Naik, Penyaluran Kredit Danamon Tahun Depan Hanya 17%

BBInews – (Jakarta) Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) kembali
memutuskan menaikkan suku Bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis
poin. BI Rate kini naik menjadi 7,5 persen dari 7,25 persen

Bacaan Lainnya

Menanggapi
hal tersebut, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) melihat dengan adanya
keputusan BI untuk menaikkan BI Rate akan mengganggu kinerja perseroan
dalam hal penyaluran kredit.

“Kami perkirakan pada tahun 2014,
pertumbuhan penyaluran kredit perseroan diprediksi hanya mencapai 15-17
persen,” ungkap Direktur Utama Bank Danamon
Henry Ho di Menara Bank Danamon, Jakarta, Selasa (19/11/2013).

Henry
menjelaskan, penurunan kredit tersebut merupakan dampak dari tekanan
sumber pendanaan yang meningkat, sehingga secara otomatis akan menaikkan
cost of fund pada industri perbankan nasional.

“Kami perlu
menata kembali target loan kami, untuk laba kami akan diatur dengan
sumber pendanaan melalui sisi lainnya. Untuk pertumbuhan laba kami, kami
belum bisa kita sampaikan saat ini,” paparnya.

Meskipun
mengalami penurunan, Henry mengakui bahwa perkiraan pertumbuhan
kreditnya pada tahun depan, sudah lebih dulu memperhitungkan imbas dari
kenaikan BI Rate dan tekanan atas perekonomian global yang telah terjadi
belakangan ini.

“Ada dampak dari eksternal, karena ada
kemungkinan tapering off akan dilakukan, selain itu kenaikan BI rate
juga akan memberikan tekanan pada kredit, itu yang kami perkirakan
kredit akan tumbuh di bawah 20 persen,” jelasnya.

Lanjut dirinya mengungkapkan, sebagai kompensasinya maka fee base income akan dipatok bertumbuh 20 persen pada tahun depan.

“Di
mana target tersebut melebihi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang
ditargetkan akan bertumbuh sebesar 15 persen,” tutupnya.

(edd/BBInews)

Pos terkait