3 Kue Tradisional Khas Indonesia yang Harus Kamu Cicipi

Indonesia adalah negara kepulauan. Setiap pulau memiliki budayanya masing-masing. Hal inilah yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara paling berbudaya di dunia.

 

Salah satu budaya yang dimiliki Indonesia adalah kue tradisional. Setiap daerah memiliki kue tradisional yang berbeda dan menjadi ciri khas dari daerah tersebut. Seperti Jawa Tengah yang terkenal dengan rasa manisnya atau Manado yang terkenal dengan yang paling suka pedas, dan lain-lain.

 

Budaya merupakan hal yang harus dilestarikan, seperti halnya masakan tradisional Indonesia yang harus dilestarikan dengan memperkenalkannya kepada generasi muda. Jangan sampai generasi muda Indonesia merasakan kuliner budaya Barat yang kini merajalela di Indonesia.

 

Upaya untuk memperkenalkan masakan tradisional telah dilakukan. Contohnya adalah penyajian makanan tradisional dalam bentuk kaleng.

 

Dari penjelasan diatas, Indonesia memiliki banyak pilihan makanan termasuk kue tradisional yang sering dijual sebagai jajanan pasar atau jajanan rumahan. Tampilan yang unik dan cita rasa khas budaya Indonesia menjadikan kue tradisional khas jajanan pasar ini menjadi sajian favorit banyak orang.

 

Jika sebelumnya kita bisa menikmati jajanan ini dengan mudah, kini tergantikan oleh kuliner kekinian yang semakin banyak bermunculan seperti boba dan lain-lain. Namun jajanan pasar tradisional ini tetap eksis, walaupun zaman sudah berubah, mungkin agak sulit menemukan jajanan ini di kota-kota besar, sekarang lebih dikenal dengan jajanan tanah air.

 

Disini Gramedia akan membagikan artikel tentang kue tradisional khas indonesia. Berikut adalah macam-macam kue tradisional khas Indonesia dan asal usulnya. 

 

1.Kue “Ku”

Sumber: Fimela

 

Kue Ku sebenarnya berasal dari Tiongkok, namun kini populer di Nusantara, karena sering muncul sebagai pendamping tumpeng dan sebagai salah satu isian kue tampah. “Ku”, adalah sebuah kata dalam dialek Hokkian Cina, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti Kura-Kura. Jadi jajanan tradisional ini sebenarnya kue kura-kura, karena bentuknya yang mirip kura-kura.

 

2. Kue Pitu

Sumber: Lifestyle Kompas

 

Kue putu adalah kue yang terbuat dari gula aren dan kelapa parut, tepung beras mentah. Kue ini dikukus dengan memasukkannya ke dalam tabung bambu yang dikompresi ringan dan dijual mulai matahari terbenam hingga larut malam. Bunyi khas uap yang keluar dari alat mendesis ini juga menjadi sarana promosi para pedagang jualan. Sebagian besar warna pada kue putu ini adalah putih dan hijau.

 

3. Jentik Mania

Kue Tradisional

Sumber: Pro Nusantara

 

Jajanan pasar tradisional ini menggunakan bahan dasar campuran santan rebus dan sagu mutiara. Disebut jentik manis, kue ini biasanya dikemas dalam plastik dan ditutup dengan cara dilipat. Kue ini memiliki tekstur kenyal seperti agar-agar dan rasanya sesuai dengan namanya.

 

Dari segi tampilan, kue ini terlihat sangat eye-catching dan rasanya sangat enak, manis dan lembut. Pesta teh tradisional ini sangat cocok jika digunakan bersama keluarga atau digunakan untuk menjamu tamu.

 

Penutup

Demikian ulasan mengenai 3 Kue Tradisional Khas Indonesia. Buat Grameds yang ingin lebih tahu tentang resep kue tradisional kamu bisa mengunjungi Gramedia.com untuk mendapatkan buku-buku terkait.

 

Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia selalu memberikan produk terbaik, agar kamu memiliki informasi terbaik dan terbaru untuk kamu. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca. (bbi/fanny)

 

  • Editor: Stephfanny
  • Sumber: gramédia.com

 

Pos terkait